Type

news

Scope of Work

Action Research

Suaka dan Warga Suaka: Membangun Ekosistem Kolaboratif untuk Merawat Partisipasi Orang Muda

Ulfia Atmaha
Thu, 17 Sep 2026

Suaka, Suara untuk Kota, merupakan platform partisipasi digital yang bertujuan untuk mendorong keterlibatan aktif orang muda dalam upaya membentuk dan memperbaiki kota yang lebih inklusif dan partisipatif dengan berbagi ide, mengeksplorasi solusi, dan terlibat secara kolaboratif saat implementasi. Suaka digagas dan dikembangkan bersama oleh Kota Kita, orang muda dari berbagai ragam latar belakang dan pemerintah kota di Solo dan Denpasar. Melalui serangkaian lokakarya partisipatif dalam merancang bersama (ko-produksi) platform digital sejak Desember 2025, Suaka menerjemahkan kebutuhan dan rekomendasi dari peserta lokakarya ke dalam bentuk fitur dan fungsi yang mempertimbangkan aspek kemudahan akses dan keamanan data privasi.

Suaka sendiri dimaknai sebagai ruang aman ‘Suaka’ untuk orang muda beraspirasi ‘Suara’ tentang kota. Ruang aman yang dimaksud merupakan ruang ekspresi setara yang tidak menoleransi segala bentuk kekerasan siber, menempatkan setiap suara yang disampaikan sama pentingnya untuk didengarkan dan ditindaklanjuti oleh warga kota. Hingga kini, suara orang muda belum sepenuhnya menjadi pertimbangan dalam pengambilan keputusan substansial dalam perencanaan kota; keterlibatannya masih terbatas pada rencana strategis yang sudah diagendakan sebelumnya. Oleh karenanya, mengeksplorasi ruang partisipasi alternatif seperti Suaka menjadi peran yang cukup penting dalam menyuarakan permasalahan yang dirasakan oleh orang muda dari ragam dan lintas isu perkotaan yang kemudian dapat menghubungkannya dengan pihak yang dapat merealisasikan inisiatifnya bersama. 


Apa saja yang bisa dilakukan di Suaka?

  • Orang muda dapat mengajukan ide dan merumuskan solusi di kota, baik berupa perbaikan infrastruktur secara fisik maupun menghidupkan aktivitas secara sosial;
  • Orang muda dapat mengeksplorasi ide yang sudah diajukan oleh pengguna lain dan memberikan dukungan untuk terlibat dalam implementasinya;
  • Orang muda dapat terlibat dalam kurasi ide yang telah dipublikasikan;
  • Orang muda dapat mengawal perkembangan inisiatif yang sedang berjalan baik yang  diajukan maupun yang didukung sebelumnya;
  • Orang muda dapat mengakses informasi terkini mengenai keresahan yang sedang terjadi dan isu yang sedang menggeliat bagi orang muda di kota.
  • Orang muda dapat terhubung dan berkolaborasi dengan aktor kota lainnya—warga, komunitas atau organisasi, institusi, dan pemerintah kota.

 

Simak video demo Suaka untuk mengetahui langkah penggunaannya:


Penggunaan Suaka tidak hanya berhenti saat orang muda menyampaikan ide dan solusinya, lebih lanjut bagaimana platform ini dapat menjadi sarana bagi orang muda membangun koneksi dan aksi kolektif antar sesama. Warga Suaka pun tercetus untuk menghidupkan ekosistem kolaborasi antarindividu atau perwakilan komunitas orang muda yang memiliki minat terhadap isu perkotaan dan gerakan kolektif. Alih-alih sekadar menjadi komunitas orang muda lainnya, Warga Suaka menjadi ruang deliberatif di mana orang muda dapat membangun dan merancang gerakan kolektif serta upaya advokasi kepada warga kota dan pemerintah kota. 

Sudah selayaknya orang muda memenuhi ruang partisipatif strategis yang didukung dengan adanya ekosistem yang kolaboratif. Selain untuk mengasah kreativitas dan inovasi orang muda, secara lebih bermakna, orang muda dapat mencari dan menemukan keterhubungannya dengan kota. Oleh karenanya, membangun ekosistem kolaboratif melalui Warga Suaka membutuhkan keterlibatan orang muda kota untuk menjaga ruang partisipasi tetap dan harapannya terus ada.


Mengajak Orang Muda menjadi Warga Suaka!

Warga Suaka berupa ruang deliberatif yang memberikan kesempatan bagi orang muda untuk membentuk, memfasilitasi, atau menjadi bagian di dalam proses pembahasan isu perkotaan. Warga Suaka memiliki semangat untuk menumbuhkan ekosistem kolaboratif yang dapat merawat partisipasi orang muda dan membangun hubungan dengan aktor kota lainnya dalam merancang gerakan dan advokasi. Pada tahap awal, Warga Suaka akan melakukan proyek percontohan yang berlokasi di Solo, Jawa Tengah; kegiatan yang diselenggarakan berupa serangkaian lokakarya mengenai isu perkotaan dan penyusunan rencana advokasi secara kolektif kepada Pemerintah Kota Solo*. 

 

Cara mendaftar sebagai Warga Suaka:

  • Baca persyaratan dan kriteria di sini bit.ly/kk-tor-wargasuaka.
  • Mengisi dan mengirimkan formulir pendaftaran di bit.ly/kk-form-wargasuaka paling lambat hari Rabu, 23 September 2026 pukul 23.59 WIB.

 

Syarat dan ketentuan Warga Suaka:

  • Orang muda berumur 18-30 tahun;
  • Berdomisili di Solo*;
  • Dapat mendaftar sebagai individu maupun komunitas;
  • Bersedia mengikuti keseluruhan agenda kegiatan secara luring (rincian agenda terlampir);
  • Terlibat menjadi peserta aktif untuk berkontribusi dalam pembangunan kota;
  • Tertarik dengan isu perkotaan.

 

Apa peran yang bisa dilakukan sebagai Warga Suaka?

Sebagai ekosistem kolaboratif, Warga Suaka memiliki peran terkait bentuk dukungan yang akan diberikan, di antaranya:

  • Inisiator, Warga Peneliti, mereka sudah terlibat dalam penelitian ini sejak 2024 dan berperan penting dalam pengumpulan data mengenai orang muda, terlibat dalam kegiatan bersama orang muda, dan turut ko-desain perencanaan Suaka. Warga Peneliti ini akan membantumu memahami dengan lebih baik penelitian ini.
  • Konektor, sebagai penghubung antarkomunitas, menghubungkan komunitas dengan rupa ragam isu mulai dari ruang publik, kesehatan mental, lingkungan, pendidikan, infrastruktur, hingga ranah perkotaan lainnya. Jika kamu tidak berasal dari komunitas mana pun, mungkin kamu dapat menemukan komunitas yang sesuai dengan minatmu melalui Warga Suaka.
  • Pegiat advokasi dan penggerak kampanye, mereka yang memiliki jejaring dengan pemangku kepentingan, seperti kolektif, organisasi, atau bahkan pemerintah, yang dapat membantu mengembangkan ide dan inisiatif dalam menjangkau audiens yang lebih luas.
  • Pembentuk narasi, menangkap wawasan selama proses berlangsung dan mendokumentasikannya melalui media kreatif seperti artikel, zine, playbook, dan sebagainya.
  • Pengamat, mereka yang memiliki ketertarikan pada isu perkotaan dan gerakan orang muda, serta ingin mengeksplorasi terlebih dahulu tentang isu yang dapat direspons dan peran yang dapat dilakukan sebagai Warga Suaka.

Peran yang disebutkan di atas dapat digunakan sebagai acuan awal, namun kamu punya kebebasan untuk menentukan bagaimana dirimu atau komunitasmu dapat berperan di dalam Warga Suaka.
 

Apa yang didapatkan sebagai Warga Suaka?

Bergabung sebagai Warga Suaka, kamu akan berkesempatan untuk:

  • Terhubung dengan orang muda dan komunitas lainnya yang memiliki pemikiran, minat, dan kemauan serupa untuk berkontribusi bagi kotanya;
  • Belajar bersama dalam memulai dan mengembangkan gagasan mengenai kota;
  • Mengadvokasi atau memaparkan ide perubahan untuk kota kepada pemerintah kota atau dinas terkait;
  • Mendapatkan konsumsi dan transportasi lokal selama berpartisipasi;
  • Terlibat dalam proses perencanaan, pengembangan, dan mewujudkan ide bersama orang muda lainnya;
  • Mendorong pembelajaran antar orang muda dan saling menghargai warga kota yang berasal dari berbagai latar belakang.
  • Terhubung dalam kanal komunikasi lintas isu dan wilayah.

 

Linimasa Kegiatan

Warga Suaka dapat mengikuti seluruh kegiatan pada periode waktu berikut:

Tahapan Tanggal Waktu (WIB)***
Periode pendaftaran 18-23 September 2026  
Pengumuman peserta terpilih 24-25 September 2026**  
Berkenalan dengan Warga Suaka 16 September 2026 08.00-11.00
Memahami isu perkotaan dan ideasi solusi 3 Oktober 2026 09.00-13.00
Persiapan advokasi 5/6 Oktober 2026 13.00-17.00
Advokasi ke Pemerintah Kota Solo 6/7 Oktober 2026 08.00-12.00
Refleksi dan rencana selanjutnya 6/7 Oktober 2026 13.00-17.00

Keterangan:
* Prioritas lokasi proyek percontohan
** Peserta terpilih akan diumumkan via email dan WA peserta
*** Waktu akan dikonfirmasi kembali